//
you're reading...
Story

Do’a

Amir Hamzah

Dengan apakah kubandingkan pertemuan kita, kekasihku?
Dengan senja samar sepoi, pada masa purnama meningkat naik,
setelah menghalaukan panas payah terik.
Angin malam mengembus lemah, menyejuk
badan, melambung rasa
menayang pikir, membawa angan ke bawah kursimu.

Hatiku terang menerima katamu, bagai bintang
memasang lilinnya.

Kalbuku terbuka menunggu kasihmu, bagai
sedap malam menyirak kelopak.

Aduh kekasihku, isi hatiku dengan katamu,

Penuhi dadaku dengan cahayamu, biar bersinar mataku
sendu, biar berbinar gelakku rayu!

About mistervector

Art + Words x Alternative : Imaginations = (Premature + Amateur)

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: